Home Tips dan Trik Cara Menanam Bunga Kol Menggunakan Sistem Hidroponik Dft

Cara Menanam Bunga Kol Menggunakan Sistem Hidroponik Dft

122
0
cara menanam bunga kol

Benihonlone.comTips menanam bunga kol Deep Flow Technique (DFT) merupakan salah satu sistem hidroponik dimana akar tanaman diletakkan ke dalam lapisan air dengan ketinggian 3-4 cm. Air tersebut tersikulasi karena adanya dorongan dari pompa dan mengandung nutrisi pada setiap tanaman. Kali ini kami akan membagi tips menanam bunga kol untuk kalian yang ingin menggunakan sistem hidroponik DFT (Deep Flow Technique).

Bunga kol atau (Brassica oleracea) merupakan sayuran bunga yang memiliki bentuk hampir sama dengan brokoli, hanya warnanya saja yang membedakan. Bunga kol memiliki warna putih yang biasanya diolah menjadi sayur dalam penyajian makanan. Biasanya sistem DFT digunakan untuk tanam sayuran daun, kali ini kami akan menjelaskan bahwa sistem DFT juga dapat digunakan untuk sayuran bunga. Berikut langkah-langkah menanam bunga kol menggunakan sistem hidroponik DFT (Deep Flow Technique). Yuk langsung saja kita bahas cara menanam bunga kol

ALAT DAN BAHAN

Sebelum menanam bunga kol kita siapkan Alat dan bahan yang akan digunakan unuk proses menanam bunga kol menggunakan sistem DFT (Deep Flow Technique) sebagai berikut:

  • Benih bunga kol
  • Media tanam menggunakan rockwool
  • Cutter/pisau
  • Tali ajir
  • Nutrisi hidroponik
  • Nampan semai

PROSES PENYEMAIAN BENIH

Proses penyemaian benih bunga kol. Berikut langkah-langkah yang harus diperhatikan:

  • Siapkan media tanam berupa rockwool. Potong rockwool dengan ukuran 2,5 cm lubangi rockwool sedalam 0,5 cm.
  • Kemudian siapkan benih bunga kol. Jika ingin mendapatkan benih yang berkualitas dan mempercepat perkecambahan, maka lakukanlah perendaman benih terlebih dahulu. Rendam benih bunga kol semalaman, setelah itu ambil benih yang tenggelam untuk ditanam dan buang benih yang terapung.
  • Setelah itu, siapkan nampan semai letakkan rockwool kedalamnya, basahi rockwool menggunakan air secukupnya. Tanam benih yang sudah direndam kedalam rockwool yang sudah dilubangi.
  • Pastikan pada saat penyemaian jangan sampai terkena sinar matahari. Tutup nampan semai mengunakan plastik hitam.
  • Setelah itu, buka plastik hitam jikabenih sudah tumbuh tunas putih maka benih bisa dijemur dibawah sinar matahari.
  • Siram bibit setiap hari, agar rockwool tidak mengalami kekeringan dan tanaman tidak mengalami dehidrasi.
  • Setelah bibit ditumbuhi 4-5 daun sejati, maka tanaman siap dipindahkan ke lahan tanam.
BACA JUGA  Cara Memotong Rockwool Hidroponik Sesuai Dengan Karakteristiknya

PROSES PEMINDAHAN TANAMAN

Proses pemindahan bibit, berikut langkah-langkahnya sebagai berikut:

  • Pemindahan tanaman dilakukan ketika daun sejati sudah keluar 15-20 hari setelah semai.
  • Media tanam rockwool tidak perlu diganti, cukup ditambahkan media tanam pecahan genteng sebagai penguat ketika tanaman semakin besar.
  • Jarak tanam per tanaman adalah 25 sampai 30 cm.
  • Pindah tanam sebaiknya dilakukan pagi atau sore hari saat kondisi teduh dan sejuk.
  • Tanaman bunga kol yang sudah mulai tumbuh dan berkembang, dapat dipasang tali ajir agar tanaman tidak roboh. Tali ajir dipasang pada bagian pipa DFT dan diikat pada bagian atas.

PEMBERIAN NUTRISI PADA TANAMAN

Pemberian nutrisi pada tanaman menggunakan nutrisi AB Mix khusus bunga. Cara pemberian nutrisi pada tanaman bunga kol sebagai berikut:

  • Nutrisi yang digunakan untuk pertama kali pindah tanam bisa menggunakan 700 sampai 800 ppm.
  • Tingkat ppm nutrisi bisa dinaikkan tergantung kondisi tanaman yang kira-kira 1700 hingga 2100 ppm.

PERAWATAN DAN PEMELIHARAAN

Perawatan dan pemeliharaan bunga kol dapat dilakukan dengan monitoring setiap hari. Bagian yang termasuk dalam monitoring adalah cek nutrisi, pH, hama, penyakit, suhu dan cek peralatan untuk sistem hidroponik.

Hama dan penyakit yang menyerang bunga kol dapat dilakukan pengendalian secara mekanik. Pengendalian menggunakan pestisida anorganik merupakan alternatif paling akhir jika hama dan penyakit sudah terjadi peledakan. Hama yang sering menyerang adalah ulat dan jamur yang menyebabkan bercak hitam.

PANEN

Umur panen bunga kol sekitar 2,5 sampai 3 bulan setelah pindah tanam. Bunga kol yang siap panen memiliki ciri-ciri bunga sudah mekar dengan sempurna serta ukuran yang maksimal dengan bentuk bunga mampat. Panen bunga kol sebaiknya di lakukan pada saat pagi hari atau sore hari.

BACA JUGA  Cara Memotong Rockwool Hidroponik Sesuai Dengan Karakteristiknya

Cara menanam bunga kol menggunakan sistem hidroponik DFT (Deep Flow Technique). Anda perlu memperhatikan proses penyemaian, pemindahan tanaman, pemberian nutrisi pada tanaman, perawatan dan pemeliharaan. Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan semoga bermanfaat bagi anda yang ingin menanam menggunakan sistem hidroponik DFT (Deep Flow Technique).Terimakasih:)

Artikel : CARA MENANAM BUNGA KOL MENGGUNAKAN SISTEM HIDROPONIK DFT

Previous article5 Contoh Media Tanam Organik yang Ramah Lingkungan
Next articleSimple , Kemudahan budidaya dengan Hidroponik Rakit Apung yang Mudah diaplikasikan
Penulis di Benih online dot com - Menyukai dunia blogging, menyukai berkebun dan ingin menuliskan apa yang kami tahu lewat blog ini . Mudah-mudahan menjadi ilmu yang bermanfaat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here